Tampilkan postingan dengan label lembar kerja praktek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lembar kerja praktek. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juli 2012

PRAKTEK MORFOLOGI UDANG, EKOSISTEM DAN FEKUNDITAS UDANG

Praktek Morfologi udang penaeid
Nama :
Kelas:
Kelompok:
Udang sampel : Udang windu (Penaeus monodon) Udang putih (Litopenaeus vannamei) Udang cani (Metapenaeus ensis), Udang galah (Macrobrachium rosembergii)
1. Tujuan:
a. untuk mengetahui bentuk morfologi udang penaeid
b. ……………………....... Organ tubuh udang
c……………………………. rumus rostrum, panjang standard  panjang total
2. Waktu dan Tempat
pelaksanaan kegiantan praktek ini diadakan pada :
- Hari/tanggal;
-Waktu :
Tempat:
3. Alat dan bahan
3.1. Alat
a. pisau bedah
b. mistar
c. pencil/pulpen
d.Gabus/sterofoam
e. Peniti
3.2. bahan
a. Udang ………
b. kertas HVS
4.Analisa data
a. Ukuran
-Panjang standar:
-Panjang total:
-panjang carapace:
b. Morfologi udang
c. Rumus Rostrum= …../….
-Utuh
-Dibedah

Praktek lapang Estimasi Populasi Hewan Air
Nama :
Nis:
Kelas:
 Kelompok:
1. Tujuan
- Untuk mengetahui parameter kualitas air
-Untuk mengetahui populasi tanaman air pada saluran
-untuk mengetahui populasi hewan air pada saluran irigasi
2. Waktu dan Tempat
pelaksanaan kegiatan ini diadakan pada:
Hari/tanggal:
Pukul          :
Lokasi         :
3. Alat dan bahan
a. Alat
-Termometer
-Stopwatch
-Tali rapia
-Mistar
-Botol aqua (600 ml)
-Aqua gelas
B. Bahan
- Tanaman air
-Hewan air
-Kantong plastik
4. Prosedur Kerja
A. Pengukuran parameter fisik
-Untuk pengukuran suhu menggunakan thermometer
- Untuk debit air menggunakan curren meter yang dibuat dari tali rapia dengan mengikatkan pada botol aqua dan diberi pemberat selanjutnya dihanyutkan pada saluran air, hitung berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai panjang tali rapia 2 meter
- selanjutnya tentukan luas saluran dengan mengukur lebar, panjang dan kedalamannnya.
B. Pengukuran Parameter Biologi
-Tentukan Lokasi pengamatan
- Tempatkan Transek yang dibuat dari tali rapia dengan panjang 1 m, lebar 1 meter
-Selanjutnya hitung jumlah tanaman air yang ada dalam transek
- sedangkan untuk hewan air dilakukan seperti pada tanaman air
5. Analisa Data
a. Debit air
          D = v/t   D= debit, V=Volume (m3), t = Waktu (detik)
          V= P x L x d         P= Panjang, L = lebar, d= Kedalaman
b. Populasi tanaman
x              x x
x              o             x
o             x x x
o
- menghitung jumlah dan jenis hewan atau tanaman air yang ada dalam transek
Transek
Curren mater
contoh  Hasil pengukuran
          P= 2 m
          L= 0.79 m
          d= 0.125 m
V= 2 x 0,79 x 0,125
V= 0,1975 m3
t = 9,52 detik
D= 0,1975/9,52
D= 0,02 m3/detik = 20 liter/detik
jadi untuk mengisi kolam ikan dengan panjang kolam  10 m, Lebar 5 m dan kedalaman 50 cm diperlukan waktu:
V kolam = 10 x 5 x 0,5
               =  25 m3/D
               = 25/0,02
               = 1250 detik/60
              t = 20,8 menit
Populasi Hewan air
sampel 1=3
          2=4
          3=4
          4=5
          5=2
rata-rata populasi= 18/5=3,6 ekor
jika lebar saluran 5 m dan panjang 100 m, maka jumlah hewan air dalam saluran;
 Populasi = 5 x 100 x 90
                   = 45.000 ekor
20 x 20 cm = 400 cm2
100 x 100 = 10.000
10.000/400 = 25= 90 ekor/m2

PRAKTEK RESPON IKAN TERHADAP PERUBAHAN LINGKUNGAN
Nama ;
Nis      :
Kelas  :
Kelompok :
Tujuan
- Untuk mengetahui laju pernapasan ikan pada berbagai perubahan lingkungan (Suhu, Salinitas dan Goncangan air)
- Untuk mengetahui daya adaptasi ikan terhadap lingkungan pada berbagai ukuran
Waktu dan Tempat
Pelaksanaan kegiatan praktek ini diadakan pada :
Hari/ tanggal :
Pukul              :
Tempat          :
Alat dan bahan
Alat
- Mistar
- Handrefrakto meter
- Gelas air minum
- Stopwatch
Bahan
- benih ikan
-Garam
-Es batu
Prosedur Kerja
- Ambil benih ikan kemudian dimasukkan pada air dengan kadar garam yang ditentukan
  selanjutnya hitung laju resdpirasi dalam satu menit dengan meng hitung jumlah bukaan tutup insang selama satu menit Lakukan pengulangan sebanyak 5 kali
- Selanjutnya ambil ikan lain kemudian masukkan dalam gelas air kemudian hitung kecepana bernapas. Selama setu menit setelah itu airnya diaduk selama 1 menit dan dihitung kecepatan bernapasnya
- Untuk mengukur laju respirasi pada penurunan suhu yaitu dengan memasukkan ikan dalam gelas air minum kemudian diberi es hingga terjadi penurunan suhu kemudian hitung kecepatan bernapas selama I menit

 Praktek Hubungan panjang total terhadap fekunditas Udang Galah

Tabel Hasil analisis Hubungan panjang total udang dengan jumlah telur udang galah
No
Ukuran (cm)

Jumlah telur (Butir)/warna
Rasio jumlah telur/panjang total
1


2


3
Panjang Total = 5
Panjang Carapace =1

Panjang Total = 4
Panjang Carapace =1

Panjang Total = 6
Panjang Carapace =1
1000/hijau tua +++


980 /hijau muda ++


1200/hijau +
1000/5 = 200


980/4 = 245


1200/6= 200

Jumlah
3180
645

Rata-rata
1060
215
Kesimpulan
Berdasarkan table hasil pengukuran , maka dapat ditarik kesimpulan bahwa:
1.  setiap Centimeter panjang udang terdapat telur sebanyak 215 butir
2. Jumlah telur yang banyak didapatkan pada warna hijau tua dengan ukuran …+++..,sedangkan yang terkecil berwarna hijau







Jumat, 11 Mei 2012

LEMBAR KERJA PRAKTEK BUDIDAYA CHLORELLA

LEMBAR KERJA PRAKTEK
Nama        :
Nis            :
Kelompok :
Kelas         :
Kompetensi : Membudidayakan Pakan Alami
Sub kompetensi : Budidaya Makanan Alami Air Tawar
Modul :
BUDIDAYA Chlorella
A. Deskripsi
Chlorella merupakan salah satu jenis fitoplankton yang banyak digunakan untuk
berbagai keperluan, salah satunya digunakan sebagai makanan rotifera atau sebagai
media budidaya larva ikan. Budidaya Chlorella terdiri dari serangkaian kegiatan yang
antara lain meliputi persiapan wadah dan air yang meliputi pencucian dan sanitasi
wadah. Selanjutnya diikuti oleh kegiatan identifikasi, pemupukan dan inokulasi Chlorella
di laboratorium
B. Tujuan
· Untuk mengetahui Wadah dan media budidaya Chlorella
· Untuk mengetahui morfologi Chlorella
· Untuk menentukan Jumlah Chlorella yang diinokulasi
· Untuk mengetahui cara Inokulasi Chlorella dilakukan sesuai dengan prosedur
· Untuk mengetahui jenis dan dosis Pemupukan
C. Alat dan Bahan
1. Alat
- Ember volume 7 liter
- Gelas ukur
- Pengaduk
- Mikroskop
- Rak kulture
- Pipet
- Timbangan analitik
2. Bahan
- bibit chlorella
- Pupuk (NaNO3, FeCl3, NaH2PO4, EDTA, KNO3)
- Air Tawar
D Prosedur Kerja
1. Mula-mula siapkan pupuk yang akan digunakan
2. Selanjutnya timbang pupuk sesuai dengan kebutuhan
3. setelah itu larutkan pupuk dalam media steril
4. Selanjutnya siapkan media kultur
5. isi ember dengan air tawar sebanyak 5 liter
6. setelah itu masukkan larutan pupuk dengan dosis seperti dalam Tabel 1.
7. Siapkan bibit chlorella yang diambil dari kolam dan disaring
8. Masukkan bibit clorella sebanyak 0,5 liter kedalam ember
9. Tempatkan wadah kultur dekat sumber cahaya
10. Beri aerasi
Tabel 1. Dosis pupuk yang digunakan pada setiap kelompok

E. Parameter Analisa
1. Sistimatika dan Morfology Chlorella (Digambar)
Cholrella termasuk dalam :
Filum : ……….
Kelas : ……….
Ordo : ……….
Famili : ……….
Genus : ……….
Spesies :……….
2. Pertumbuhan
Tabel 2. Pertumbuhan Harian Chlorella


F. Kesimpulan
Berdasarkan hasil Praktek maka pertumbuhan terbaik clorella didapatkan pada
dosis pupuk NaNO3 …….. ppm, NaH2PO4 …… ppm, FeCl3 …….. ppm, EDTA……..
ppm, dan KNO3 …… ppm dengan kepadatan tertinggi didapatkan pada hari ke ……….
G. Setelah melakukan praktek, Jawab pertanyaan berikut:
1. Penyiapan wadah dan media budidaya merupakan langkah pertama menuju
keberhasilan budidaya Chlorella. Mengapa demikian?
2. Apakah akibatnya jika wadah budidaya Chlorella ditempatkan pada ruangan yang
kurang cahaya (gelap) atau di halaman tetapi diletakkan di bawah pohon yang
rindang?
3. Apa yang terjadi apabila air tawar yang akan digunakan tidak disaring terlebih
dahulu?
4. Tujuan penggunaan aerasi pada media/air selama sanitasi air berbeda dengan
selama budidaya Chlorella sedang berjalan. Apakah
bedanya?
5. Apa perbedaan persiapan wadah dan media di laboratorium dan lapangan?
6. Bolehkan dalam budidaya skala massal tinggi air hanya 20 cm?
7. Pupuk tidak diperlukan pada budidaya Chlorella sebab air sudah mengandung
mineral yang tinggi. Benarkah demikian? Jika tidak mengapa?
Jawab

Kamis, 26 April 2012

PRAKTEK MENGUKUR KUALITAS AIR


PRAKTEK PENGUKURAN KUALITAS AIR
Nama :
Nis:
Kelas:
 Kelompok:
1. Tujuan
- Untuk mengetahui parameter kualitas air
-Untuk mengetahui populasi tanaman air pada saluran
-untuk mengetahui populasi hewan air pada saluran irigasi
2. Waktu dan Tempat
pelaksanaan kegiatan ini diadakan pada:
Hari/tanggal:
Pukul   :
Lokasi :
3. Alat dan bahan
a. Alat
-Termometer
-Stopwatch
-Tali rapia
-Mistar
-Botol aqua (600 ml)
-Aqua gelas
B. Bahan
- Tanaman air
-Hewan air
-Kantong plastik
4. Prosedur Kerja
A. Pengukuran parameter fisik
-Untuk pengukuran suhu menggunakan thermometer
- Untuk debit air menggunakan curren meter yang dibuat dari tali rapia dengan mengikatkan pada botol aqua dan diberi pemberat selanjutnya dihanyutkan pada saluran air, hitung berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai panjang tali rapia 2 meter
- selanjutnya tentukan luas saluran dengan mengukur lebar, panjang dan kedalamannnya.
B. Pengukuran Parameter Biologi
-Tentukan Lokasi pengamatan
- Tempatkan Transek yang dibuat dari tali rapia dengan panjang 1 m, lebar 1 meter
-Selanjutnya hitung jumlah tanaman air yang ada dalam transek
- sedangkan untuk hewan air dilakukan seperti pada tanaman air
5. Analisa Data
a. Debit air
            D = v/t   D= debit, V=Volume (m3), t = Waktu (detik)
            V= P x L x d    P= Panjang, L = lebar, d= Kedalaman
b. Populasi tanaman
- menghitung jumlah dan jenis hewan atau tanaman air yang ada dalam transek
Transek
x              x x
x              o             x
o             x x x
o
 
Curren mater


contoh  Hasil pengukuran
            P= 2 m
            L= 0.79 m
            d= 0.125 m
V= 2 x 0,79 x 0,125
V= 0,1975 m3
t = 9,52 detik
D= 0,1975/9,52
D= 0,02 m3/detik = 20 liter/detik
jadi untuk mengisi kolam ikan dengan panjang kolam  10 m, Lebar 5 m dan kedalaman 50 cm diperlukan waktu:
V kolam = 10 x 5 x 0,5
                 =  25 m3/D
                 = 25/0,02
                 = 1250 detik/60
                t = 20,8 menit
Populasi Hewan air
sampel 1=3
            2=4
            3=4
            4=5
            5=2
rata-rata populasi= 18/5=3,6 ekor
jika lebar saluran 5 m dan panjang 100 m, maka jumlah hewan air dalam saluran;
 Populasi = 5 x 100 x 90
                        = 45.000 ekor
20 x 20 cm = 400 cm2
100 x 100 = 10.000
10.000/400 = 25= 90 ekor/m2